<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anti Kemapanan &#187; doa</title>
	<atom:link href="http://www.arai.web.id/read/tag/doa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.arai.web.id</link>
	<description>Mungkin aku Aneh tapi aku tidak GOBLOK</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Aug 2010 19:17:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Akhirnya terbaring juga &#8230;</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/07/06/2009/582/akhirnya-terbaring-juga/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/07/06/2009/582/akhirnya-terbaring-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 20:13:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[penyesalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Seperti di prediksi sebelumnya, akhirnya aku terkapar juga di tempat pembaringan &#8230; badan yang selalu dipaksa untuk beraktifitas menikmati malam-malam tanpa peristirahatan, menikmati khayalan-khayalan dan mimpi-mimpi yang pernah aku harapkan &#8230; sudah tidak kuat seperti dahulu kala &#8230; faktor usia pikirku dan akibat kurangnya makanan yang masuk kedalam tubuh. Malam begitu tambah larut &#8230; mata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.arai.web.id%2Fread%2F07%2F06%2F2009%2F582%2Fakhirnya-terbaring-juga%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.arai.web.id%2Fread%2F07%2F06%2F2009%2F582%2Fakhirnya-terbaring-juga%2F&amp;source=aRaiNgeTwit&amp;style=normal&amp;service=is.gd&amp;hashtags=cinta,doa,harapan,penyesalan" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Seperti di prediksi sebelumnya, akhirnya aku terkapar juga di tempat pembaringan &#8230; badan yang selalu dipaksa untuk beraktifitas menikmati malam-malam tanpa peristirahatan, menikmati khayalan-khayalan dan mimpi-mimpi yang pernah aku harapkan &#8230; sudah tidak kuat seperti dahulu kala &#8230; faktor usia pikirku dan akibat kurangnya makanan yang masuk kedalam tubuh.</p>
<p>Malam begitu tambah larut &#8230; mata masih tetep saja tidak  mau terpejam &#8230; pikiranku masih terlalu menikmati mimpi-mimpi yg pernah aku harapkan begitu besar &#8230; doa² pun rasanya sudah bosan aku ucapkan, aku rasa doa hanya sebuah penenang jiwa &#8230; nasib kita di tentukan bukan dengan doa &#8230; pikirku doa hanyalah sebuah ajaran dari para sesepuh untuk menambah semangat usaha. Beberapa hari belakangan aku percaya dengan doa, dan aku mengucapkan doa-doa penuh dengan harapan yang pernah di ajari para sesepuh &#8230; sekarang ga tau aku harus percaya dengan doa-doa atau nggak, terlalu capek &#8230; apa aku  sudah putus asa? logikaku sudah tidak kuat untuk berpikir &#8230; aku terlalu berperasaan &#8230; kemanakah logikaku yang dulu?!</p>
<p>Sepertinya logikaku sudah hilang diliputi dengan perasaan takut yang begitu besar&#8230; hanya penyesalan yang selalu aku ungkapkan. Seandainya penyesalan ini gak aku rasakan mungkin aku tidak akan tau apa saja kesalahan-kesalahanku dikala kesempatan itu masih ada :(</p>
<p>Seandainya <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> tau isi hatiku &#8230; <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> mendengarkan penyesalanku &#8230; <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> tau artinya permintaan maaf ini &#8230; seandainya <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> tau seperti apa harapan masa depan dan seperti apa mimpi² yang aku rasakan &#8230;  seandainya kau yang punya nama <em><a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">Intan Paramita</a></em> membaca tulisan ini &#8230; di blog ini, ditempat aku selalu mencurahkan isi hatiku &#8230; aku hanya pingin mengatakan I LOVE U</p>
<blockquote><p><em>Biarkan waktu teruslah berputar<br />
Ku cintai kamu penuh rasa sabar<br />
Meski sakit hati ini kau tinggalkan<br />
Ku ikhlas tuk bertahan</em></p>
<p><em>Cintaku padamu begitu besar<br />
Namun kau tak pernah bisa merasakan<br />
Malah kini kau ucapkan selamat tinggal<br />
Membuat keresahan</em></p>
<p><em>Meninggalkanku tanpa perasaan<br />
Hingga ku jatuhkan air mata<br />
Kekecewaanku sungguh tak berarah<br />
Biarkan ku harus bertahan</em></p>
<p><em>Jangan pernah kau coba untuk berubah<br />
Tak relakan yang indah hilanglah sudah</em></p>
<p><em>Jangan pernah kau coba untuk berubah<br />
Ku relakan yang indah dalam hatinya</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/07/06/2009/582/akhirnya-terbaring-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nista Maja Utama</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/01/06/2009/563/nista-maja-utama/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/01/06/2009/563/nista-maja-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 11:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[gelisah]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[kerinduan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[Dalam istilah sunda Nista Maja Utama mungkin adalah sumpah serapah yang bisa di artikan &#8230; kesatu masih dimengerti &#8230; kedua ditolerir &#8230; tapi untuk ketiga kalinya itu keterlaluan. Sekarang do&#8217;a-do&#8217;a yang dolo pernah aku ucapkan 2 kali, aku ucapkan lagi tanpa bosan sampai pada waktunya tiba aku akan berhenti untuk berdoa. Enam taun yang lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.arai.web.id%2Fread%2F01%2F06%2F2009%2F563%2Fnista-maja-utama%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.arai.web.id%2Fread%2F01%2F06%2F2009%2F563%2Fnista-maja-utama%2F&amp;source=aRaiNgeTwit&amp;style=normal&amp;service=is.gd&amp;hashtags=cinta,doa,gelisah,harapan,kasih+sayang,kerinduan" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Dalam istilah sunda <em>Nista Maja Utama</em> mungkin adalah sumpah serapah yang bisa di artikan &#8230; kesatu masih dimengerti &#8230; kedua ditolerir &#8230; tapi untuk ketiga kalinya itu keterlaluan. Sekarang do&#8217;a-do&#8217;a yang dolo pernah aku ucapkan 2 kali, aku ucapkan lagi tanpa bosan sampai pada waktunya tiba aku akan berhenti untuk berdoa.</p>
<p>Enam taun yang lalu aku pernah mengucapkan doa-doa ini, doa penuh harapan dan doa itu tidak dikabulkan oleh Tuhan &#8230; Tiga taun berikutnya aku pernah mengucapkan doa-doa ini, doa sebuah harapan. Dan seperti doa sebelumnya &#8230; tidak terkabulkan. Sampai aku menemukan kalimat<em><strong> &#8220;Masa Lalu adalah Sejarah. Masa Depan adalah Misteri &#8230; Masa sekarang adalah Anugrah&#8221; </strong></em>dan aku sangat menikmati masa-masa anugrah itu</p>
<p>Sekarang &#8230; setelah 3 taun dari doa-doa yang sudah terlupakan kembali aku ucapkan &#8230; doa-doa harapan terakhir, doa-doa yang tidak pernah aku kira sebelumnya, doa-doa kasih sayang yang mungkin aku lewatkan, doa-doa yang tanpa hentinya aku ucapkan dalam kesunyian malam.</p>
<p>30 menit sebelum aku memainkan jari jemari di atas keyboard aku kembali mendatangi tempat yang pernah membuat orang tuaku kecewa &#8230; aku berdoa &#8230; doa yang di ajarkan &#8220;seseorang&#8221; &#8230; doa yang pernah aku lakukan bersamanya dalam jarak yang berbeda, dan sekarang aku berdoa tanpa kehadiranya.</p>
<p>Doa Rosario &#8230; doa-doa <em>Peristiwa-Peristiwa Sedih, didoakan pada hari Selasa, Jumat, atau Masa Puasa</em></p>
<p>Nyanyian di radiopun tidak ikut ketinggalan mengiringi jari-jemariku bermain di atas keyboard</p>
<p><img class="size-thumbnail wp-image-571 alignleft" style="border: 1px solid black; margin: 150px 10px;" src="http://www.arai.web.id/wp-content/uploads/2009/06/11042009103-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></p>
<blockquote>
<blockquote><p><strong>Singny &#8211; Sepi</strong></p>
<p><em>Sepiku di tengah malam<br />
</em><em>Dan bintang pun enggan tersenyum<br />
Baru saja kau ungkapkan s’gala resah hatimu<br />
Ku terdiam…..</em></p>
<p><em>Adakah di sudut hatimu<br />
Membekas kisah yang dulu</em></p>
<p><em>Andai aku masih menjadi pilihan hatimu<br />
Ku terharu dan terbawa</em></p>
<p><em>Cinta jangan kau pergi tinggalkan aku sendiri<br />
Terluka olehmu<br />
Cinta jangan kau pergi sisakan hanya airmata<br />
Sunyi dan sepi</em></p></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/01/06/2009/563/nista-maja-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah ini &#8220;PERTANDA&#8221;</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/24/05/2009/555/apakah-ini-pertanda/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/24/05/2009/555/apakah-ini-pertanda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 06:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[pertanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Mimpi lazim disebut sebagai bunga tidur, mimpi adalah apa yang kita lihat dan kita rasakan di saat sedang terlelap tidur. Mimpi juga dikatakan sebagai refleksi dari keadaan emosi dan pikiran. Seseorang yang diliputi kebahagiaan atau malah sedang memiliki banyak masalah biasanya akan mengalami tekanan perasaan yang seringkali terbawa ke alam tidur. Tekanan ini kemudian menjelma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.arai.web.id%2Fread%2F24%2F05%2F2009%2F555%2Fapakah-ini-pertanda%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.arai.web.id%2Fread%2F24%2F05%2F2009%2F555%2Fapakah-ini-pertanda%2F&amp;source=aRaiNgeTwit&amp;style=normal&amp;service=is.gd&amp;hashtags=cinta,doa,harapan,jodoh,kasih+sayang,mimpi,pertanda" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<blockquote><p><em>Mimpi lazim disebut sebagai bunga tidur, mimpi adalah apa yang kita lihat dan kita rasakan di saat sedang terlelap tidur. Mimpi juga dikatakan sebagai refleksi dari keadaan emosi dan pikiran. Seseorang yang diliputi kebahagiaan atau malah sedang memiliki banyak masalah biasanya akan mengalami tekanan perasaan yang seringkali terbawa ke alam tidur. Tekanan ini kemudian menjelma menjadi bunga tidur.</em></p></blockquote>
<p>Mimpi itu membangunkan tidurku yang seharusnya di jam itu aku terlelap tidur &#8230; mimpi itu membuat aku duduk termenung dengan tatapan kosong, hanya sebatang rokok dan secangkir kopi susu yang mampu menemani pandangan yang kosong &#8230; mimpi itu membuatku pergi ketempat yang pernah membuat orang tuaku kecewa, di tempat itu aku berdoa mengucapkan kembali do&#8217;a-do&#8217;a yang sudah tidak pernah aku ucapkan &#8230; do&#8217;a sebuah harapan.</p>
<p>Mimpi itu membuatku pergi ke tempat yang dolo sering aku kunjungi untuk mengadu, tempat yang dolo para sesepuh membimbing tentang sebuah &#8220;ajaran&#8221; &#8230; dah seperti &#8220;ajaran&#8221; yang dolo pernah aku dapat, aku harus membersihkan diri dari semua najis dan kotor. Di tempat itu pula aku mengucapkan do&#8217;a-do&#8217;a yang tidak pernah aku lupakan, do&#8217;a-do&#8217;a yang mungkin banyak yang tidak aku mengerti.</p>
<p>Mimpi &#8230;.</p>
<p>Mimpi itu membuat jantung berdetak dengan cepat &#8230; mimpi ini yang membuatku memainkan jari-jari di atas keyboard, berusaha menulis sesuatu di blog yg mungkin sudah jarang aku kunjungi &#8230; mimpi ini yang berusaha menggelitik hatiku untuk mencari tau apa arti dari mimpi yang tadi aku impikan.</p>
<p>Mimpi di gigit ular &#8230; ular yang sangat banyak &#8230; dan hanya ibuku yang berusaha menolong</p>
<p>Menurut <a href="http://www.geocities.com/hadi_spido/mimpi" target="_blank">Hadi Kasmet</a> &#8220;<em>Mimpi digigit ular, akan dilukai seseorang</em>&#8221;</p>
<p>Menurut <a href="http://www.indoforum.org/archive/index.php/t-46406.html" target="_blank">Jin_Devil</a> &#8220;<em>Kalo mimpi digigit ular apalagi sampe tergigit, itu tandanya ada yg tdk suka dengan anda &amp; dia ingin berbuat jahat kepada anda. Anda mesti tahu ular itu pertanda buruk &amp; binatang menyesatkan. Apa ada orang yg membenci &amp; sirik dengan anda? jika ada maka tdk salah lagi kemungkinan dia marah dengan anda. Anda harus hati2 sepertinya sangat berbahaya! Banyak2 lah berdoa kepada Tuhan minta perlindungan &amp; pertolonganNya</em>&#8221;</p>
<p>Menurut <a href="http://primbon.com/mimpi/u.htm" target="_blank">Primbon</a> &#8220;<em>Jika anda seorang jejaka atau seorang gadis bermimpi melihat atau dipagut (digigit) ular, bermakna <strong>akan segera mendapatkan pasangan atau jodoh</strong>. Dan bila anda telah menikah bermimpi demikian, bermakna akan memperoleh kemakmuran hidup. Mimpi melihat ular kecil dengan tiba-tiba berubah menjadi naga, bermakna akan ada orang besar yang menolong anda. Melihat ular berwarna-warni, bersirat kebahagiaan segera terbayang pada anda. Mimpi melihat ular yang banyak sekali, bermakna akan panjang umur. <strong>Mimpi dikelilingi banyak ular, bermakna firasat akan banyak orang yang memusuhi anda</strong></em>&#8221;</p>
<p>Dan 30 menit yang lalu &#8230; HP ku berdering dengan &#8220;PRIVATE NUMBER&#8221; aku pikir pasti orang iseng seperti hari-hari sebelumnya yg selalu nelpon dengan private number dan hanya suara tangis tanpa ada ucapan sedikit pun, tapi setelah aku angkat ternyata salah &#8230; suara yang tidak asing, suara khas dengan helaan nafasnya, suara yang begitu lembut dan penuh keasih sayang dan bersahaja &#8230; suara ibuku, tepatnya ibu tiriku yang jauh di sebrang sana.</p>
<p>&#8220;Apa kabar de&#8217;?&#8221; selalu kata-kata itu yang pertama diucapkan &#8230; setelah ng0brol2 beliau minta aku untuk pulang ke rumah yang di Ponorogo<br />
&#8220;De, bisa pulang ke Ponorogo sebentar?&#8221;<br />
<em>&#8220;Mang ada apa Ma?&#8221;</em><br />
&#8220;Tolong lihatin rumah di Ponorogo soalnya sudah hampir beres di renovasi dan ada yang harus di bicarakan nanti sama Bu De&#8221; &#8211; sepertinya aku dah tau maksud arah pembicaraannya kemana<br />
&#8220;<em>Mungkin minggu depan kesana Ma, kebetulan minggu depan ga ada jadwal kuliah</em>&#8221;<br />
&#8220;Bu De sempet ngomong ya kenapa rumah itu di renovasi? Sebenernya itu bukan permintaan Mama seperti yang Bu De mu ceritain, itu idea Bapak. Setelah Bapak pulang dari Indo, Bapakmu banyak cerita tentang kamu, kalo kamu datang ke rumah minta doa restu. Selama Mama menikah ma Bapakmu baru kali ini melihat bapakmu senang, membanggakan kamu kalo kamu tuh tambah gemuk, dan yang punya idea renovasi rumah juga Bapakmu bukan atas inisiatif Mama &#8230; kamu tau sendiri kalo Bapakmu tuh terlalu gengsi untuk mengakui sesuatu &#8230; De&#8217; maafin Bapakmu ya, maafin kalo selama 10 taun belakangan ini tidak pernah memperhatikanmu, kalian tuh sama-sama keras kepalanya&#8221;<br />
&#8220;<em>Harusnya aku yang minta maaf Ma, ga pantes orang tua yang minta maaf &#8230; tapi anak yang harus minta maaf</em>&#8221;<br />
&#8220;Coba kamu pulang dulu ya ke rumah di Ponorogo, menurut Mama apa yang dilakuin bapakmu sekarang bentuk dari rasa sayang dan permintaan maaf kalo selama 10 taun ini tidak memperhatikanmu. Insya allah Juni kami akan pulang ke Indo seperti yang Bapakmu janjikan kemaren, kenalin sama Mama ya&#8221;<br />
&#8220;<em>Oh iya Ma</em>&#8221;</p>
<p>Iya &#8230; ya &#8230; dan ya &#8230; cuman itu yg bisa aku bisa jawab dari telpon &#8230; kalo saja nanti orang tuaku pulang apa yang harus aku lakuin? Aku tidak mau berpikir &#8230; aku hanya bisa berdo&#8217;a dan berdo&#8217;a &#8230; Do&#8217;a yang hanya aku ucapkan dikala kesusahan &#8230; hehe</p>
<p>Apakah mimpi ini pertanda? Aku hanya bisa mengikuti kata hati  dan pertanda &#8230;</p>
<p>Seperti dalam buku Sang Alkemis &#8220;Sebab Dimana Hatimu Berada, di Situlah Hartamu&#8221; dan seperti kata Santiago <strong>&#8220;Jangan lupa bahwa segala yang kamu hadapi hanya satu hal tunggal. Dan jangan lupa bahasa pertanda. Dan, yang paling penting, jangan lupa mengikuti Legenda Pribadimu sampai ke kesimpulannya&#8221;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/24/05/2009/555/apakah-ini-pertanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
