<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Pairan dina: Misteri Sejaharah Islam Jawa</title>
	<atom:link href="http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/</link>
	<description>Mungkin aku Aneh tapi aku tidak GOBLOK</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 05:35:58 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>Ku: simbukan</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-3289</link>
		<dc:creator>simbukan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 09:31:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-3289</guid>
		<description>marilah bersama-sama mencetak ketidaktanggungjawaban kolektif via broadcasting tanggapan2 seperti ini agar bangsa indonesiam makin asing dengan dirinya sendiri,...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>marilah bersama-sama mencetak ketidaktanggungjawaban kolektif via broadcasting tanggapan2 seperti ini agar bangsa indonesiam makin asing dengan dirinya sendiri,&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: simbukan</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-3288</link>
		<dc:creator>simbukan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 09:29:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-3288</guid>
		<description>fikiran miskin tanggapannya pasti kerdil,...
tapi yang lebih asyik lagi adalah sintesa ora dungu berjumpa orang ngawur=...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>fikiran miskin tanggapannya pasti kerdil,&#8230;<br />
tapi yang lebih asyik lagi adalah sintesa ora dungu berjumpa orang ngawur=&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: Ramli</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-3243</link>
		<dc:creator>Ramli</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 14:52:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-3243</guid>
		<description>Sejarah hadir utk dikenali, bukan untuk di adili. Islam turun di tanah Arab, it&#039;s oke, tapi Islam bukan samasekali Arab. Utk menjadi Islam, bukan berarti tak boleh menjadi org Jawa yg memiliki sejarahnya sendiri.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah hadir utk dikenali, bukan untuk di adili. Islam turun di tanah Arab, it&#8217;s oke, tapi Islam bukan samasekali Arab. Utk menjadi Islam, bukan berarti tak boleh menjadi org Jawa yg memiliki sejarahnya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: hyt</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-3041</link>
		<dc:creator>hyt</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 14:02:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-3041</guid>
		<description>Memang tak perlu kita kembali menyakini masa lalu, tapi kita perlu menengok sejenak, kenapa? jelas sudah bahwa mereka yang terbilang adalah bagian sejarah di kehidupan kita, dan jelas sejarah tak hapus dimakan waktu. jelas juga di kehidupan pasti ada pro dan kontra maka kesadaran diri kita masing-masing yang akan meluruskan jalan kita...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang tak perlu kita kembali menyakini masa lalu, tapi kita perlu menengok sejenak, kenapa? jelas sudah bahwa mereka yang terbilang adalah bagian sejarah di kehidupan kita, dan jelas sejarah tak hapus dimakan waktu. jelas juga di kehidupan pasti ada pro dan kontra maka kesadaran diri kita masing-masing yang akan meluruskan jalan kita&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: Maliki</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-1421</link>
		<dc:creator>Maliki</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 11:48:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-1421</guid>
		<description>Marilah berfikir Obyektif...
Literaturnya bagus. Mempelajari sejarah memang perlu banyak referensi. Dan saling menyalahkan bukan merupakan solusi. Tapi membenarkan sesuatu yang salah juga akan menyesatkan. Mengambil contoh yang kasuistis pada satu sisi juga tidak obyektif. Jadi...marilah mengkaji sesuatu berdasarkan hati nurani yang bersih....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Marilah berfikir Obyektif&#8230;<br />
Literaturnya bagus. Mempelajari sejarah memang perlu banyak referensi. Dan saling menyalahkan bukan merupakan solusi. Tapi membenarkan sesuatu yang salah juga akan menyesatkan. Mengambil contoh yang kasuistis pada satu sisi juga tidak obyektif. Jadi&#8230;marilah mengkaji sesuatu berdasarkan hati nurani yang bersih&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: \')/*</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-1341</link>
		<dc:creator>\')/*</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 00:21:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-1341</guid>
		<description>&lt;strong&gt;ekibastos...&lt;/strong&gt;

ekibastos...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ekibastos&#8230;</strong></p>
<p>ekibastos&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: Khaled Elkasi</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-1221</link>
		<dc:creator>Khaled Elkasi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 18:46:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-1221</guid>
		<description>MUSUH ISLAM ADALAH ALQURâ€™AN 

Kita mengetahui bahwa tujuan memeluk suatu agama (agama apapun) adalah untuk membuat umatnya menjadi teguh batiniah. Kuat tak tergoncangkan.

Sedangkan Alqurâ€™an merupakan musuh yang paling berbahaya terhadap agama Islam. Alqurâ€™an membelenggu umat muslim supaya menjadi lemah, mudah diadu-domba dan mudah dihasut.

Buktinya, umat muslim saat ini sangat lemah. Melihat kartoon Nabi Muhammad saja sudah bingung kesurupan. Melihat kepercayaan-kepercayaan lain juga umat muslim menjadi sakit. Umat muslim mudah diadu-domba sehingga mengeluarkan fatwa-fatwa bringas, merusak tempat-tempat ibadah umat yang beragama lain, sweeping, dan melakukan kekerasan-kekerasan ala jaman kegelapan.

Semuanya itu adalah hasil dari penghayatan Alqurâ€™an. Alqurâ€™an sedang melemahkan dan merusak jiwa dan prilaku umat muslim.

Jadi musuh utama bagi Islam adalah Alqurâ€™an.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MUSUH ISLAM ADALAH ALQURâ€™AN </p>
<p>Kita mengetahui bahwa tujuan memeluk suatu agama (agama apapun) adalah untuk membuat umatnya menjadi teguh batiniah. Kuat tak tergoncangkan.</p>
<p>Sedangkan Alqurâ€™an merupakan musuh yang paling berbahaya terhadap agama Islam. Alqurâ€™an membelenggu umat muslim supaya menjadi lemah, mudah diadu-domba dan mudah dihasut.</p>
<p>Buktinya, umat muslim saat ini sangat lemah. Melihat kartoon Nabi Muhammad saja sudah bingung kesurupan. Melihat kepercayaan-kepercayaan lain juga umat muslim menjadi sakit. Umat muslim mudah diadu-domba sehingga mengeluarkan fatwa-fatwa bringas, merusak tempat-tempat ibadah umat yang beragama lain, sweeping, dan melakukan kekerasan-kekerasan ala jaman kegelapan.</p>
<p>Semuanya itu adalah hasil dari penghayatan Alqurâ€™an. Alqurâ€™an sedang melemahkan dan merusak jiwa dan prilaku umat muslim.</p>
<p>Jadi musuh utama bagi Islam adalah Alqurâ€™an.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: Ramli Rais</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-1016</link>
		<dc:creator>Ramli Rais</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 09:07:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-1016</guid>
		<description>Assalaamuâ€™alaikum.
Saya menemukan posting yang sangat menarik tentang: Doktrin-Doktrin Yang Kurang Perlu dalam Islam. Ini link-nya: http://islamlib.com/id/index.php?page=article&amp;id=1312
Selamat membaca dan terima kasih,
Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamuâ€™alaikum.<br />
Saya menemukan posting yang sangat menarik tentang: Doktrin-Doktrin Yang Kurang Perlu dalam Islam. Ini link-nya: <a href="http://islamlib.com/id/index.php?page=article&amp;id=1312" rel="nofollow">http://islamlib.com/id/index.php?page=article&amp;id=1312</a><br />
Selamat membaca dan terima kasih,<br />
Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: Ridwan Arshad</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-1007</link>
		<dc:creator>Ridwan Arshad</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 04:08:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-1007</guid>
		<description>6 dari 9 Walisongo adalah orang Cina :-j </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>6 dari 9 Walisongo adalah orang Cina :-j</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Ku: nana</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/03/2006/3/misteri-sejaharah-islam-jawa/comment-page-1/#comment-1005</link>
		<dc:creator>nana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 09:54:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arai.level9-team.or.id/?p=3#comment-1005</guid>
		<description>seorang egois tak perlu komentar
tat kala ia membuka baju egonya krn dorongan rasa ingin tahu pada kebenaran, maka muncul bhineka tunggal ika, seorang biku Zen berkata tat kala gelas mu sdh penuh bagaimana mengisinya lagi

seorang pemain biola tatkala dia telah akli sekali maka ia merasa tak terbebani lagi pada aturan menggesek biola, yg ada hanya kebebasan dan keindahan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seorang egois tak perlu komentar<br />
tat kala ia membuka baju egonya krn dorongan rasa ingin tahu pada kebenaran, maka muncul bhineka tunggal ika, seorang biku Zen berkata tat kala gelas mu sdh penuh bagaimana mengisinya lagi</p>
<p>seorang pemain biola tatkala dia telah akli sekali maka ia merasa tak terbebani lagi pada aturan menggesek biola, yg ada hanya kebebasan dan keindahan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
