<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anti Kemapanan</title>
	<atom:link href="http://www.arai.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.arai.web.id</link>
	<description>Mungkin aku Aneh tapi aku tidak GOBLOK</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Mar 2010 11:13:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Award Nyeleneh dari Soewoeng</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/08/03/2010/619/award-nyeleneh-dari-soewoeng/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/08/03/2010/619/award-nyeleneh-dari-soewoeng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 11:02:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus Century]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[soewoeng.com]]></category>
		<category><![CDATA[suspended]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu, bersamaan dengan sidang paripurna kasus Century, di alam plurk juga digelar sebuah sidang pari-plurk-na. Salah satu agendanya adalah membahas pemakzulan domain soewoeng.com. Blog milik seorang blogger senior yang asli mBoyolali dan beristri orang Ponorogo dan saat ini bertugas di tlatah Manado yang mengalami suspended.
Entah apa yang terjadi dengan blog milik anak muda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="text-align: left;"><a href="http://www.arai.web.id/wp-content/uploads/2010/03/3264199_2eaf35d3274d2456ff7f1f0d903ff206.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-632" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px; margin-left: 15px; margin-right: 15px;" title="3264199_2eaf35d3274d2456ff7f1f0d903ff206" src="http://www.arai.web.id/wp-content/uploads/2010/03/3264199_2eaf35d3274d2456ff7f1f0d903ff206-300x230.jpg" alt="" width="180" height="138" /></a>Beberapa waktu lalu, bersamaan dengan sidang paripurna <a href="http://kaumbiasa.com/reality-show-pansus-century.php" target="_blank">kasus Century</a>, di alam plurk juga digelar sebuah sidang pari-plurk-na. Salah satu agendanya adalah membahas pemakzulan domain <a href="http://www.soewoeng.com" target="_blank">soewoeng.com</a>. Blog milik seorang blogger senior yang asli mBoyolali dan beristri orang Ponorogo dan saat ini bertugas di tlatah Manado yang mengalami suspended.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: left;">Entah apa yang terjadi dengan blog milik anak muda nyentrik ini. Yang jelas sidang pari-plurk-na sangat ramai. Ada yang mencela, ada yang menginterupsi atau ada yang mencoba membantu dan prihatin dengan kejadian tersebut. Bahkan saking prihatinya peserta sidang terhadap blogger yang ngakunya gaptek tersebut, sampai dibuat sebuah page di Fesbuk untuk keprihatinan atas dimakzulkannya soewoeng.com ini. <a href="http://www.facebook.com/?sk=2361831622#!/group.php?gid=341578900823" target="_blank">Ini halaman fesbuk tersebut</a>.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: left;">Berselang hampir seminggu dari agenda pari-plurk-na tersebut, blognya kang Suwung kembali seperti sedia kala. Bahkan beliau memberikan sebuah <a href="http://soewoeng.com/2010/03/om-guru-sapimoto-yang-pintar-dan-temen-temen-yang-baik-hati/" target="_blank">award</a> alias piagam pada saya. Entah apa tujuannya saya kurang tahu. Dan ternyata awardnya juga nyeleneh seperti yang punya blog. Award yang diberikan adalah berupa screenshots dari blognya yang dimakzulkan tersebut. <strong>Jadi gambar diatas bukanlah screenshots blognya Soewoeng yang suspended namun merupakan award dari pemilik blog tersebut yang saya ambil dari postingannya tadi siang sebelum blognya suspended lagi</strong>. Bener-bener award yang nyeleneh dan nganyelke <img class="alignnone" src="http://kaumbiasa.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lmao.gif" alt="" width="40" height="25" /></div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: left;">Dasar <a href="http://www.soewoeng.com" target="_blank">soewoeng</a>, maka saya maklum saja. Karena memang suwung tenan bocah iki. Tapi ini memang kreatif, belum pernah saya melihat award yang seperti ini. Kreatif dan inovatif plus suwung tenan …</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: left;">Notulensi sidang pari-plurk-na ada <a href="http://www.plurk.com/p/404vs9" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.plurk.com/p/407ugm" target="_blank">disini</a> dan <a href="http://www.plurk.com/p/408gof" target="_blank">disini</a>. Monggo silakan dibaca sendiri.</div>
<div id="_mcePaste" style="text-align: left;">Dan ternyata, meski sudah memberikan award segala, blognya kembali dimakzulkan …</div>
<p style="text-align: right;"><em>berdasarkan sidang pari-plurk-na juga maka artikel ini bisa disebar luaskan &#8230; re-post dari </em><a href="http://kaumbiasa.com/award-nyeleneh-dari-soewoeng.php" target="_blank"><em>Kang Ciwir</em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/08/03/2010/619/award-nyeleneh-dari-soewoeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kontes SEO Beritajitu.com SCAM</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/30/01/2010/615/kontes-seo-beritajitu-com-scam/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/30/01/2010/615/kontes-seo-beritajitu-com-scam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 20:18:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Links]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[Mengingat :
Bahwa banyaknya blogger Indonesia yang telah mengikuti kontes seo mengembalikan jati diri bangsa yang dimulai tanggal 14 Juli 2009 s.d 21 Desember 2009 ( selama 160 hari)
Menimbang :

Tidak ada kejelasan mengenai tanggal dan waktu penyerahan hadiah
Tidak pernah diresponnya email, telepon ataupun Ym! dari para pemenang dan blogger indonesia

Memutuskan :
Kami para peserta kontes seo mengembalikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mengingat</strong> <strong>:</strong><br />
Bahwa banyaknya blogger Indonesia yang telah mengikuti kontes seo <a href="http://blog.semutgeni.net">mengembalikan jati diri bangsa</a> yang dimulai tanggal 14 Juli 2009 s.d 21 Desember 2009 ( selama 160 hari)</p>
<p><strong>Menimbang :</strong></p>
<ul>
<li>Tidak ada kejelasan mengenai tanggal dan waktu penyerahan hadiah</li>
<li>Tidak pernah diresponnya email, telepon ataupun Ym! dari para pemenang dan blogger indonesia</li>
</ul>
<p><strong>Memutuskan :</strong><br />
Kami para peserta kontes seo <a href="http://blog.semutgeni.net">mengembalikan jati diri bangsa</a> memutuskan bahwa kontes seo mengembalikan jati diri bangsa yang diselenggarakan oleh <a href="http://www.beritajitu.com" target="_blank">beritajitu.com</a> adalah SCAM!!</p>
<p>Keputusan ini dapat kami tarik kembali dengan memposting sebuah artikel postif bila hadiah telah kami terima dengan utuh sesuai kesepakatan awal.</p>
<p>Kami meminta kepada segenap blogger Indonesia untuk memposting artikel ini diblog masing-masing atau di facebook masing-masing. (silakan di copy paste)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/30/01/2010/615/kontes-seo-beritajitu-com-scam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Domain Available</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/28/01/2010/609/domain-available/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/28/01/2010/609/domain-available/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 06:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya domain blogku arai.web.id kembali aktif setelah lebih dari setengah taun memang sengaja di biarkan tidak terupdate. Mungkin kalo tanpa peringatan dari seorang teman untuk meregister kembali domain arai.web.id, mungkin juga domainku dah di ambil ma orang laen. Thank&#8217;s Bro!!!
let&#8217;s Go mari kita ngeblog lagi &#8230; (rock)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya domain blogku <a href="http://www.arai.web.id">arai.web.id</a> kembali aktif setelah lebih dari setengah taun memang sengaja di biarkan tidak terupdate. Mungkin kalo tanpa peringatan dari <a href="http://teamtouring.net/" target="_blank">seorang teman</a> untuk meregister kembali domain <a href="http://www.arai.web.id">arai.web.id</a>, mungkin juga domainku dah di ambil ma orang laen. Thank&#8217;s <a href="http://teamtouring.net/" target="_blank">Bro</a>!!!</p>
<p>let&#8217;s Go mari kita ngeblog lagi &#8230; (rock)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/28/01/2010/609/domain-available/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara hidup baru (kangen)</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/01/07/2009/595/cara-hidup-baru-kangen/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/01/07/2009/595/cara-hidup-baru-kangen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 10:21:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kangen]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[
ka·ngen menurut KBBI artinya  ingin sekali bertemu; rindu
Hari ini tanggal 01 Juli 2009 harusnya aku nganter dia berangkat untuk kerja untuk pertama kalinya ketempat kerja dia yang baru, hari ini juga atau tepatnya tadi pagi pas bangun tidur harusnya dia ada disebelahku dan mengucapkan &#8220;Met pagi A&#8217;&#8230;&#8221;
Dan mulai hari ini juga harusnya aku memulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-594 alignleft" style="border: 0pt none; margin: 5px 10px;" title="1_234182186l" src="http://www.arai.web.id/wp-content/uploads/2009/07/1_234182186l-300x225.jpg" alt="1_234182186l" width="231" height="173" /></p>
<p><strong>ka·ngen</strong> <em>menurut <a href="http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php" target="_blank">KBBI</a> artinya </em> ingin sekali bertemu; rindu</p>
<p>Hari ini tanggal 01 Juli 2009 harusnya aku nganter dia berangkat untuk kerja untuk pertama kalinya ketempat kerja dia yang baru, hari ini juga atau tepatnya tadi pagi pas bangun tidur harusnya dia ada disebelahku dan mengucapkan &#8220;Met pagi A&#8217;&#8230;&#8221;</p>
<p>Dan mulai hari ini juga harusnya aku memulai hidup yang baru, setelah beberapa tahun berkutat diberbagai pekerjaan aku memutuskan untuk kerja disatu tempat hanya untuk merasakan kebebasan, menikmati sisa hidup dengan seseorang yang aku sayangi &#8230; Tapi <em>alam kehidupan</em> selalu bertindak dengan sendirinya tanpa  membisikkan apa rencananya atau sekedar ngasih pertanda kalo <em>alam kehidupan</em> yang aku jalanin bukan seharusnya begini atau begitu. Alam <em>kehidupan </em>selalu membisu dan hanya kita yang selalu mohon minta perubahan, kadang kita berteriak sampe keras hanya sekedar minta perubahan dan ada kalanya kita marah dengan <em>alam kehidupan</em></p>
<p>&#8220;Cara Hidup Baru&#8221; &#8211; ini yang aku rasain sekarang, kata orang  terdahulu segala sesuatu pasti ada hikmahnya &#8230; mungkin ini juga termasuk salah satu hikmah yang aku dapatkan dari rencana yang meleset. Tempat baru dimana aku akan menikmati malam-malam sunyi penuh keheningan seorang diri &#8230;</p>
<blockquote><p>aku tak bisa luluhkan hatimu<br />
dan aku tak bisa menyentuh cintamu<br />
seiring jejak kakiku bergetar<br />
aku tlah terpaut oleh cintamu<br />
menelusup hariku dengan harapan<br />
namun kau masih terdiam membisu</p>
<p>sepenuhnya aku ingin memelukmu<br />
mendekap penuh harapan tuk mencintaimu<br />
setulusnya aku akan terus menunggu<br />
menanti sebuah jawaban tuk memilikimu</p>
<p>betapa pilunya rindu menusuk jiwaku<br />
semoga kau tahu isi hatiku<br />
dan seiring waktu yang terus berputar<br />
aku masih terhanyut dalam mimpiku</p>
<h6 style="text-align: right;"><em>Menanti Sebuah Jawaban &#8211; PADI</em></h6>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/01/07/2009/595/cara-hidup-baru-kangen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Woro-Woro Diskusi dan Peluncuran Buku &#8220;Para Penggila Buku:100 Catatan dibalik Buku”</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/23/06/2009/591/woro-woro-diskusi-dan-peluncuran-buku-para-penggila-buku100-catatan-dibalik-buku%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/23/06/2009/591/woro-woro-diskusi-dan-peluncuran-buku-para-penggila-buku100-catatan-dibalik-buku%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 16:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Links]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[membaca]]></category>
		<category><![CDATA[pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[woro-woro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Salam Nyangkruk,
Jalan buku memang sunyi. Sesunyi perjalanan yang dilalui setiap pecintanya. Tapi semangat dan cita-cita yang mereka usung tak sesunyi buku. Dengan jalannya masing-masing, mereka melukis wajah Surabaya esok hari melalui buku-bukunya. Kota ini tentu tak anti buku. Kota ini pastilah mencintai buku.. Maka mari dengarkan suara bisikan mereka tentang buku di tengah gempita kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Nyangkruk,</p>
<p>Jalan buku memang sunyi. Sesunyi perjalanan yang dilalui setiap pecintanya. Tapi semangat dan cita-cita yang mereka usung tak sesunyi buku. Dengan jalannya masing-masing, mereka melukis wajah Surabaya esok hari melalui buku-bukunya. Kota ini tentu tak anti buku. Kota ini pastilah mencintai buku.. Maka mari dengarkan suara bisikan mereka tentang buku di tengah gempita kota industri dan niaga yang makin gila ini.</p>
<p>Dalam rangkaian acara setahun Komunitas Esok (Emperan Sastra Cok-Cepetan Ojo Keri-). Yuuuk, ikutan ngobrol santai di acara:<span style="font-size: x-large;"><br />
<br style="font-weight: bold;" /><span style="font-weight: bold; color: #bf00bf;">MEMBACA SURABAYA ESOK</span></span><br style="color: #bf00bf;" /><br style="color: #bf00bf;" /></p>
<p><span style="font-size: large;">Diskusi dan Peluncuran Buku<br />
<br style="color: #c00000; font-weight: bold;" /><span style="color: #c00000; font-weight: bold;">“ Para Penggila Buku:100 Catatan dibalik Buku”</span></span></p>
<p><span style="font-size: medium;">karya Muhidin M Dahlan &amp; Diana AV Sasa</span></p>
<p><br style="color: #111111; font-weight: bold;" /><span style="color: #111111; font-weight: bold;">Tanggal          : Senin, 29 Juni 2009</span><br style="color: #111111; font-weight: bold;" /><span style="color: #111111; font-weight: bold;">Waktu             : Pukul 19.00 WIB</span><br style="color: #111111; font-weight: bold;" /><span style="color: #111111; font-weight: bold;">Tempat            : C2O Library, Jl Dr. Cipto No 20 Surabaya (depan  Konjen AS )</span></p>
<p>Menghadirkan<br />
Muhidin M Dahlan (Penulis, pegiat lembaga riset dan penerbitan Indonesia Buku)<br />
Diana AV Sasa (Penulis, Owner Galeri Buku :<img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' />buku:<img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Pembicara:<br />
- Cathleen Azali (Owner C2O Libarary , Cinemateque ‘n  Café)<br />
- Arief Santosa (Redaktur Buku Jawa Pos)<br />
- Giryadi (Budayawan)</p>
<p>Moderator :<br />
- Fahrudin Nasrulloh (Sastrawan)</p>
<p>Juga performance<br />
- ESOK, musik perkusi Jajan Pasar, spontanitas undangan dll</p>
<p>cp : 08121728453 (Gita), 031-91154085 (Nisa)</p>
<p>Acara ini didukung sepenuhnya oleh:<br />
<br style="font-weight: bold;" /><span style="font-weight: bold;">Lembaga Riset dan Penerbitan Indonesia Buku(i:boekoe) <a href="http://www.indonesiabuku.com/" target="_blank">www.indonesiabuku.com</a></span><br style="font-weight: bold;" /><span style="font-weight: bold;">Galeri Buku :<img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#100;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#100;' />buku::</span><br style="font-weight: bold;" /><span style="font-weight: bold;">C2O Libarary , Cinemateque  ‘n  Café</span><br style="font-weight: bold;" /><span style="font-weight: bold;"><a href="http://www.event.web.id/" target="_blank">www.event.web.id</a></span><br style="font-weight: bold;" /><span style="font-weight: bold;">LP. Fajar Timur</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/23/06/2009/591/woro-woro-diskusi-dan-peluncuran-buku-para-penggila-buku100-catatan-dibalik-buku%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya terbaring juga &#8230;</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/07/06/2009/582/akhirnya-terbaring-juga/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/07/06/2009/582/akhirnya-terbaring-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 20:13:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[penyesalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Seperti di prediksi sebelumnya, akhirnya aku terkapar juga di tempat pembaringan &#8230; badan yang selalu dipaksa untuk beraktifitas menikmati malam-malam tanpa peristirahatan, menikmati khayalan-khayalan dan mimpi-mimpi yang pernah aku harapkan &#8230; sudah tidak kuat seperti dahulu kala &#8230; faktor usia pikirku dan akibat kurangnya makanan yang masuk kedalam tubuh.
Malam begitu tambah larut &#8230; mata masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti di prediksi sebelumnya, akhirnya aku terkapar juga di tempat pembaringan &#8230; badan yang selalu dipaksa untuk beraktifitas menikmati malam-malam tanpa peristirahatan, menikmati khayalan-khayalan dan mimpi-mimpi yang pernah aku harapkan &#8230; sudah tidak kuat seperti dahulu kala &#8230; faktor usia pikirku dan akibat kurangnya makanan yang masuk kedalam tubuh.</p>
<p>Malam begitu tambah larut &#8230; mata masih tetep saja tidak  mau terpejam &#8230; pikiranku masih terlalu menikmati mimpi-mimpi yg pernah aku harapkan begitu besar &#8230; doa² pun rasanya sudah bosan aku ucapkan, aku rasa doa hanya sebuah penenang jiwa &#8230; nasib kita di tentukan bukan dengan doa &#8230; pikirku doa hanyalah sebuah ajaran dari para sesepuh untuk menambah semangat usaha. Beberapa hari belakangan aku percaya dengan doa, dan aku mengucapkan doa-doa penuh dengan harapan yang pernah di ajari para sesepuh &#8230; sekarang ga tau aku harus percaya dengan doa-doa atau nggak, terlalu capek &#8230; apa aku  sudah putus asa? logikaku sudah tidak kuat untuk berpikir &#8230; aku terlalu berperasaan &#8230; kemanakah logikaku yang dulu?!</p>
<p>Sepertinya logikaku sudah hilang diliputi dengan perasaan takut yang begitu besar&#8230; hanya penyesalan yang selalu aku ungkapkan. Seandainya penyesalan ini gak aku rasakan mungkin aku tidak akan tau apa saja kesalahan-kesalahanku dikala kesempatan itu masih ada <img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>Seandainya <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> tau isi hatiku &#8230; <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> mendengarkan penyesalanku &#8230; <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> tau artinya permintaan maaf ini &#8230; seandainya <a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">kau</a> tau seperti apa harapan masa depan dan seperti apa mimpi² yang aku rasakan &#8230;  seandainya kau yang punya nama <em><a href="http://www.imoet-a.biz" target="_blank">Intan Paramita</a></em> membaca tulisan ini &#8230; di blog ini, ditempat aku selalu mencurahkan isi hatiku &#8230; aku hanya pingin mengatakan I LOVE U</p>
<blockquote><p><em>Biarkan waktu teruslah berputar<br />
Ku cintai kamu penuh rasa sabar<br />
Meski sakit hati ini kau tinggalkan<br />
Ku ikhlas tuk bertahan</em></p>
<p><em>Cintaku padamu begitu besar<br />
Namun kau tak pernah bisa merasakan<br />
Malah kini kau ucapkan selamat tinggal<br />
Membuat keresahan</em></p>
<p><em>Meninggalkanku tanpa perasaan<br />
Hingga ku jatuhkan air mata<br />
Kekecewaanku sungguh tak berarah<br />
Biarkan ku harus bertahan</em></p>
<p><em>Jangan pernah kau coba untuk berubah<br />
Tak relakan yang indah hilanglah sudah</em></p>
<p><em>Jangan pernah kau coba untuk berubah<br />
Ku relakan yang indah dalam hatinya</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/07/06/2009/582/akhirnya-terbaring-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>49</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nista Maja Utama</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/01/06/2009/563/nista-maja-utama/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/01/06/2009/563/nista-maja-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 11:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[gelisah]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[kerinduan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[Dalam istilah sunda Nista Maja Utama mungkin adalah sumpah serapah yang bisa di artikan &#8230; kesatu masih dimengerti &#8230; kedua ditolerir &#8230; tapi untuk ketiga kalinya itu keterlaluan. Sekarang do&#8217;a-do&#8217;a yang dolo pernah aku ucapkan 2 kali, aku ucapkan lagi tanpa bosan sampai pada waktunya tiba aku akan berhenti untuk berdoa.
Enam taun yang lalu aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam istilah sunda <em>Nista Maja Utama</em> mungkin adalah sumpah serapah yang bisa di artikan &#8230; kesatu masih dimengerti &#8230; kedua ditolerir &#8230; tapi untuk ketiga kalinya itu keterlaluan. Sekarang do&#8217;a-do&#8217;a yang dolo pernah aku ucapkan 2 kali, aku ucapkan lagi tanpa bosan sampai pada waktunya tiba aku akan berhenti untuk berdoa.</p>
<p>Enam taun yang lalu aku pernah mengucapkan doa-doa ini, doa penuh harapan dan doa itu tidak dikabulkan oleh Tuhan &#8230; Tiga taun berikutnya aku pernah mengucapkan doa-doa ini, doa sebuah harapan. Dan seperti doa sebelumnya &#8230; tidak terkabulkan. Sampai aku menemukan kalimat<em><strong> &#8220;Masa Lalu adalah Sejarah. Masa Depan adalah Misteri &#8230; Masa sekarang adalah Anugrah&#8221; </strong></em>dan aku sangat menikmati masa-masa anugrah itu</p>
<p>Sekarang &#8230; setelah 3 taun dari doa-doa yang sudah terlupakan kembali aku ucapkan &#8230; doa-doa harapan terakhir, doa-doa yang tidak pernah aku kira sebelumnya, doa-doa kasih sayang yang mungkin aku lewatkan, doa-doa yang tanpa hentinya aku ucapkan dalam kesunyian malam.</p>
<p>30 menit sebelum aku memainkan jari jemari di atas keyboard aku kembali mendatangi tempat yang pernah membuat orang tuaku kecewa &#8230; aku berdoa &#8230; doa yang di ajarkan &#8220;seseorang&#8221; &#8230; doa yang pernah aku lakukan bersamanya dalam jarak yang berbeda, dan sekarang aku berdoa tanpa kehadiranya.</p>
<p>Doa Rosario &#8230; doa-doa <em>Peristiwa-Peristiwa Sedih, didoakan pada hari Selasa, Jumat, atau Masa Puasa</em></p>
<p>Nyanyian di radiopun tidak ikut ketinggalan mengiringi jari-jemariku bermain di atas keyboard</p>
<p><img class="size-thumbnail wp-image-571 alignleft" style="border: 1px solid black; margin: 150px 10px;" src="http://www.arai.web.id/wp-content/uploads/2009/06/11042009103-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></p>
<blockquote>
<blockquote><p><strong>Singny &#8211; Sepi</strong></p>
<p><em>Sepiku di tengah malam<br />
</em><em>Dan bintang pun enggan tersenyum<br />
Baru saja kau ungkapkan s’gala resah hatimu<br />
Ku terdiam…..</em></p>
<p><em>Adakah di sudut hatimu<br />
Membekas kisah yang dulu</em></p>
<p><em>Andai aku masih menjadi pilihan hatimu<br />
Ku terharu dan terbawa</em></p>
<p><em>Cinta jangan kau pergi tinggalkan aku sendiri<br />
Terluka olehmu<br />
Cinta jangan kau pergi sisakan hanya airmata<br />
Sunyi dan sepi</em></p></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/01/06/2009/563/nista-maja-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah ini &#8220;PERTANDA&#8221;</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/24/05/2009/555/apakah-ini-pertanda/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/24/05/2009/555/apakah-ini-pertanda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 06:18:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[pertanda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Mimpi lazim disebut sebagai bunga tidur, mimpi adalah apa yang kita lihat dan kita rasakan di saat sedang terlelap tidur. Mimpi juga dikatakan sebagai refleksi dari keadaan emosi dan pikiran. Seseorang yang diliputi kebahagiaan atau malah sedang memiliki banyak masalah biasanya akan mengalami tekanan perasaan yang seringkali terbawa ke alam tidur. Tekanan ini kemudian menjelma [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>Mimpi lazim disebut sebagai bunga tidur, mimpi adalah apa yang kita lihat dan kita rasakan di saat sedang terlelap tidur. Mimpi juga dikatakan sebagai refleksi dari keadaan emosi dan pikiran. Seseorang yang diliputi kebahagiaan atau malah sedang memiliki banyak masalah biasanya akan mengalami tekanan perasaan yang seringkali terbawa ke alam tidur. Tekanan ini kemudian menjelma menjadi bunga tidur.</em></p></blockquote>
<p>Mimpi itu membangunkan tidurku yang seharusnya di jam itu aku terlelap tidur &#8230; mimpi itu membuat aku duduk termenung dengan tatapan kosong, hanya sebatang rokok dan secangkir kopi susu yang mampu menemani pandangan yang kosong &#8230; mimpi itu membuatku pergi ketempat yang pernah membuat orang tuaku kecewa, di tempat itu aku berdoa mengucapkan kembali do&#8217;a-do&#8217;a yang sudah tidak pernah aku ucapkan &#8230; do&#8217;a sebuah harapan.</p>
<p>Mimpi itu membuatku pergi ke tempat yang dolo sering aku kunjungi untuk mengadu, tempat yang dolo para sesepuh membimbing tentang sebuah &#8220;ajaran&#8221; &#8230; dah seperti &#8220;ajaran&#8221; yang dolo pernah aku dapat, aku harus membersihkan diri dari semua najis dan kotor. Di tempat itu pula aku mengucapkan do&#8217;a-do&#8217;a yang tidak pernah aku lupakan, do&#8217;a-do&#8217;a yang mungkin banyak yang tidak aku mengerti.</p>
<p>Mimpi &#8230;.</p>
<p>Mimpi itu membuat jantung berdetak dengan cepat &#8230; mimpi ini yang membuatku memainkan jari-jari di atas keyboard, berusaha menulis sesuatu di blog yg mungkin sudah jarang aku kunjungi &#8230; mimpi ini yang berusaha menggelitik hatiku untuk mencari tau apa arti dari mimpi yang tadi aku impikan.</p>
<p>Mimpi di gigit ular &#8230; ular yang sangat banyak &#8230; dan hanya ibuku yang berusaha menolong</p>
<p>Menurut <a href="http://www.geocities.com/hadi_spido/mimpi" target="_blank">Hadi Kasmet</a> &#8220;<em>Mimpi digigit ular, akan dilukai seseorang</em>&#8221;</p>
<p>Menurut <a href="http://www.indoforum.org/archive/index.php/t-46406.html" target="_blank">Jin_Devil</a> &#8220;<em>Kalo mimpi digigit ular apalagi sampe tergigit, itu tandanya ada yg tdk suka dengan anda &amp; dia ingin berbuat jahat kepada anda. Anda mesti tahu ular itu pertanda buruk &amp; binatang menyesatkan. Apa ada orang yg membenci &amp; sirik dengan anda? jika ada maka tdk salah lagi kemungkinan dia marah dengan anda. Anda harus hati2 sepertinya sangat berbahaya! Banyak2 lah berdoa kepada Tuhan minta perlindungan &amp; pertolonganNya</em>&#8221;</p>
<p>Menurut <a href="http://primbon.com/mimpi/u.htm" target="_blank">Primbon</a> &#8220;<em>Jika anda seorang jejaka atau seorang gadis bermimpi melihat atau dipagut (digigit) ular, bermakna <strong>akan segera mendapatkan pasangan atau jodoh</strong>. Dan bila anda telah menikah bermimpi demikian, bermakna akan memperoleh kemakmuran hidup. Mimpi melihat ular kecil dengan tiba-tiba berubah menjadi naga, bermakna akan ada orang besar yang menolong anda. Melihat ular berwarna-warni, bersirat kebahagiaan segera terbayang pada anda. Mimpi melihat ular yang banyak sekali, bermakna akan panjang umur. <strong>Mimpi dikelilingi banyak ular, bermakna firasat akan banyak orang yang memusuhi anda</strong></em>&#8221;</p>
<p>Dan 30 menit yang lalu &#8230; HP ku berdering dengan &#8220;PRIVATE NUMBER&#8221; aku pikir pasti orang iseng seperti hari-hari sebelumnya yg selalu nelpon dengan private number dan hanya suara tangis tanpa ada ucapan sedikit pun, tapi setelah aku angkat ternyata salah &#8230; suara yang tidak asing, suara khas dengan helaan nafasnya, suara yang begitu lembut dan penuh keasih sayang dan bersahaja &#8230; suara ibuku, tepatnya ibu tiriku yang jauh di sebrang sana.</p>
<p>&#8220;Apa kabar de&#8217;?&#8221; selalu kata-kata itu yang pertama diucapkan &#8230; setelah ng0brol2 beliau minta aku untuk pulang ke rumah yang di Ponorogo<br />
&#8220;De, bisa pulang ke Ponorogo sebentar?&#8221;<br />
<em>&#8220;Mang ada apa Ma?&#8221;</em><br />
&#8220;Tolong lihatin rumah di Ponorogo soalnya sudah hampir beres di renovasi dan ada yang harus di bicarakan nanti sama Bu De&#8221; &#8211; sepertinya aku dah tau maksud arah pembicaraannya kemana<br />
&#8220;<em>Mungkin minggu depan kesana Ma, kebetulan minggu depan ga ada jadwal kuliah</em>&#8221;<br />
&#8220;Bu De sempet ngomong ya kenapa rumah itu di renovasi? Sebenernya itu bukan permintaan Mama seperti yang Bu De mu ceritain, itu idea Bapak. Setelah Bapak pulang dari Indo, Bapakmu banyak cerita tentang kamu, kalo kamu datang ke rumah minta doa restu. Selama Mama menikah ma Bapakmu baru kali ini melihat bapakmu senang, membanggakan kamu kalo kamu tuh tambah gemuk, dan yang punya idea renovasi rumah juga Bapakmu bukan atas inisiatif Mama &#8230; kamu tau sendiri kalo Bapakmu tuh terlalu gengsi untuk mengakui sesuatu &#8230; De&#8217; maafin Bapakmu ya, maafin kalo selama 10 taun belakangan ini tidak pernah memperhatikanmu, kalian tuh sama-sama keras kepalanya&#8221;<br />
&#8220;<em>Harusnya aku yang minta maaf Ma, ga pantes orang tua yang minta maaf &#8230; tapi anak yang harus minta maaf</em>&#8221;<br />
&#8220;Coba kamu pulang dulu ya ke rumah di Ponorogo, menurut Mama apa yang dilakuin bapakmu sekarang bentuk dari rasa sayang dan permintaan maaf kalo selama 10 taun ini tidak memperhatikanmu. Insya allah Juni kami akan pulang ke Indo seperti yang Bapakmu janjikan kemaren, kenalin sama Mama ya&#8221;<br />
&#8220;<em>Oh iya Ma</em>&#8221;</p>
<p>Iya &#8230; ya &#8230; dan ya &#8230; cuman itu yg bisa aku bisa jawab dari telpon &#8230; kalo saja nanti orang tuaku pulang apa yang harus aku lakuin? Aku tidak mau berpikir &#8230; aku hanya bisa berdo&#8217;a dan berdo&#8217;a &#8230; Do&#8217;a yang hanya aku ucapkan dikala kesusahan &#8230; hehe</p>
<p>Apakah mimpi ini pertanda? Aku hanya bisa mengikuti kata hati  dan pertanda &#8230;</p>
<p>Seperti dalam buku Sang Alkemis &#8220;Sebab Dimana Hatimu Berada, di Situlah Hartamu&#8221; dan seperti kata Santiago <strong>&#8220;Jangan lupa bahwa segala yang kamu hadapi hanya satu hal tunggal. Dan jangan lupa bahasa pertanda. Dan, yang paling penting, jangan lupa mengikuti Legenda Pribadimu sampai ke kesimpulannya&#8221;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/24/05/2009/555/apakah-ini-pertanda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat pagi dunia &#8230;</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/09/05/2009/550/selamat-pagi-dunia/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/09/05/2009/550/selamat-pagi-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 22:07:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Curhatan]]></category>
		<category><![CDATA[insomnia]]></category>
		<category><![CDATA[ngantuk]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[nyenyak]]></category>
		<category><![CDATA[tenang]]></category>
		<category><![CDATA[tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=550</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata sudah pagi kembali &#8230;. mata ini masih tetep tidak mau terpejam walaupun dua hari berlalu &#8230;
capek &#8230; otakku terasa buntu tanpa berpikir &#8230; otakku ngelu untuk berpikir &#8230; otakku tidak bisa berkompromi
termakasih malam-malam sunyi yang sudi menemaniku &#8230; sudah terlalu lama kau tidak menemaniku dengan kesunyian &#8230; jangan kaget kalo besok dalam hitungan hari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata sudah pagi kembali &#8230;. mata ini masih tetep tidak mau terpejam walaupun dua hari berlalu &#8230;</p>
<p>capek &#8230; otakku terasa buntu tanpa berpikir &#8230; otakku ngelu untuk berpikir &#8230; otakku tidak bisa berkompromi</p>
<p>termakasih malam-malam sunyi yang sudi menemaniku &#8230; sudah terlalu lama kau tidak menemaniku dengan kesunyian &#8230; jangan kaget kalo besok dalam hitungan hari, minggu, bulan bahkan bertaun-taun kau akan selalu menemaniku &#8230; menjemput sang matahari tanpa ketenangan dan kegelisahan hati</p>
<p>Aku akan selalu datang wahai malam-malam sunyi &#8230; aku terpaksa harus menikmati cumbuanmu demi rasa jenuhku entah sampai kapan &#8230; mungkin sampai ketenangan dan kegelisahan itu hilang  aku akan kembali meninggalkanmu dan menikmati masa-masa indah seperti kemaren, <strong>SEPERTI KHAYALKU.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/09/05/2009/550/selamat-pagi-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asia Carrera Sang Legendaris</title>
		<link>http://www.arai.web.id/read/24/04/2009/544/asia-carrera-sang-legendaris/</link>
		<comments>http://www.arai.web.id/read/24/04/2009/544/asia-carrera-sang-legendaris/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 15:13:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aRai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Asia Carrera]]></category>
		<category><![CDATA[Bokep]]></category>
		<category><![CDATA[Bugil]]></category>
		<category><![CDATA[XXX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arai.web.id/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Dari dolo ampe yang namanya film XXX saya pribadi kurang menyukai apalagi sampai maniak *lirik some one* &#8230;. apakah saya termasuk munafik? Oh nggak &#8230; saya akui kalo dolo jamannya sekolah SMP ampe SMA lumayan suka dengan film ataupun buku-buku yg berbau XXX, tapi lain dolo lain sekarang &#8230; dolo tidak sebanyak sekarang, malahan bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari dolo ampe yang namanya film XXX saya pribadi kurang menyukai apalagi sampai maniak <span style="text-decoration: line-through;">*lirik some one*</span> &#8230;. apakah saya termasuk munafik? Oh nggak &#8230; saya akui kalo dolo jamannya sekolah SMP ampe SMA lumayan suka dengan film ataupun buku-buku yg berbau XXX, tapi lain dolo lain sekarang &#8230; dolo tidak sebanyak sekarang, malahan bisa dibilang kalo sekarang mah gampang untuk mendapatkan Film XXX hanya dengan buka <a href="http://www.google.com" target="_blank">Mbah Google</a> saja dah bisa menikmati berbagai model bahkan pose <img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' />. Balik lagi ke Film XXX tadi kenapa saya kurang menyukai, kalo menurut saya seh buat apa coba nonton Film XXX yg ada malah bikin otak hang &#8230; badan panas &#8230; dan celakanya kalo kita ga punya pasangan palingan larinya bergelut dengan yang namanya <span style="text-decoration: line-through;">masturbasi</span> sabun (Lho?) khusus buat kaum laki-laki lho yah <img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /> kalo kaum perempuan mah yah meneketehe. Lagian nonton Film XXX apa enaknya coba? yg ada bisanya cuman nelan ludah dengan adegan-adegan syur &#8230; enakan yang asli nuh <img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /> Nah ini salah satu faktor utama kenapa saya tidak suka nonton Film XXX &#8230; yah se enggaknya setelah saya mempunyai &#8220;Pacar&#8221; la &#8230;. kalo kata iklan mah LEBIH BERASA &#8230; ups</p>
<p>Tidak &#8230; Tidak &#8230; saya cuman becanda dan tidak ada maksud untuk mengajarkan Free Sex &#8230; kata <span style="text-decoration: underline;"><strong>Rhoma Irama</strong></span> H-A-R-A-M. Disini saya hanya mau menceritakan tentang  <strong>Asia Carrera</strong> yang beberapa hari belakangan selalu mengganggu pikiranku  dan bahkan sekarang lagi giat-giatnya mencari semua film <strong>Asia Carrera </strong>&#8230; alah</p>
<p>Siapakah <span style="text-decoration: underline;"><strong>Asia Carrera</strong></span>?  Dan seperti apa latar belakang <span style="text-decoration: underline;"><strong>Asia Carrera</strong></span> &#8230; mari kita simak penjelasannya di bawah ini ;</p>
<p><span id="more-544"></span></p>
<blockquote><p>Mengapa saya menjadi aktris film porno walaupun aku menyadari bahwa aku pintar dan dapat melakukan hal lain yang aku inginkan?</p>
<p>Oleh: Asia Carrera</p>
<p>Sebenarnya saya telah bosan dan capai sekali menjawab pertanyaan ini berulang-ulang, jadi dalam kesempatan ini akan saya beritahukan jawaban saya untuk terakhir kalinya – Ini dia…</p>
<p>Oke, mungkin semua orang banyak yang mengatakan saya pintar (atau bahkan jenius), namun saya hanya menyadari bahwa saya pintar bukan karena pendidikan, namun hanya karena saya terlahir dengan kepala yang lebih encer. Jadi, dapat dikatakan dengan singkat bahwa saya hanya seorang anak yang: a) Beruntung karena terlahir dengan genetic yang baik, b) Tekanan dari orang tua yang berlatar belakang pendidik. Perlu kalian ketahui bahwa keluargaku selalu menginginkan saya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Harvard dan berprofesi menjadi seorang dokter atau pengacara, tapi sebenarnya yang paling saya inginkan hanyalan bermain piano dan menghabiskan waktuku bersama teman-teman.</p>
<p>Perlu dikatakan, bahwa saya dan kedua orang tua saya sangat keras kepala. Ayah saya lahir di Jepang dan ibu saya lahir di Jerman. Mereka berdua adalah penganut dari “paham lama” (yang biasa disebut orang “old school” –red), memiliki disiplin yang sangat tinggi, berpegang teguh pada prinsip, dan sangat suka memaksakan kehendak mereka pada diri saya. (Ayahku adalah seorang lulusan Universitas Caltech yang memperoleh beasiswa penuh pada bidang Matematika dan Fisika.)</p>
<p>Saya selalu dihukum tidak boleh keluar rumah setiap kali mendapatkan nilai “B” pada salah satu mata pelajaran, dan selalu mendapatkan omelan dan pukulan setiap kali mendapat nilai lebih rendah lagi. Saya tidak pernah diperbolehkan untuk bersosialisasi, baik itu pergi untuk berpesta, ataupun hanya sekedar menonton film di bioskop, karena orang tuaku selalu mengatakan padaku bahwa saya dapat melakukan semua kegiatan itu setelah mendapatkan kuliah di universitas yang baik. Walaupun mendapatkan hukuman-hukuman semacam itu, saya selalu melakukan apa yang selayaknya dapat anak-anak (Amerika) lakukan, saya mengendap-ngendap keluar dari rumah. Walau kemudian seringkali tertangkap dan kemudian mendapatkan pukulan lagi. Dan kemudian dihukum lebih lama. Yah, tidak perlu dikatakan lebih terperinci lagi, tapi garis besarnya adalah bahwa saya mengalami masa kecil yang sungguh tidak bahagia. (Bahkan saya sering kali terpikir untuk bunuh diri).</p>
<p>Hmm, saya ingat di usia saya belum mencapai 17 tahun, saya lari dari rumah. Saya tinggal dan menetap di mana saya dapat tumpangan, baik itu tinggal bersama pengamen jalanan, bersama teman, bersama orang asing, di hotel, dan bahkan suatu ketika saya tinggal di tenda. Saya selalu bekerja di saat saya memperoleh kesempatan untuk itu, tapi kita ketahui bersama, bahwa sungguh sulit untuk bekerja (di Amerika) di usia yang belum mencapai 17 tahun, jadi saya selalu mengalami hari-hari tanpa uang. Seringkali saya pergi ke sekolah hanya untuk mengemis sebuah Doritos (Sneak –red) dari temen-teman sekolah untuk mengisi perut saya. Bahkan kadang kala saya terpaksa untuk bercinta dengan orang asing padahal saya tidak pernah menginginkannya, tapi itu semua hanya untuk mendapatkan tempat untuk bermalam dan makanan yang layak. Seringkali aku lebih senang memilih untuk melakukan hal-hal mengemis ini ketimbang harus kembali ke rumah.</p>
<p>Pada akhirnya, pemerintah mengetahui bahwa saya tinggal sendiri tanpa pengasuh, dan mereka pun kemudian memberikan saya untuk diasuh dalam sebuah keluarga asuh. Keluarga asuh saya sama seperti keluarga saya sendiri, mereka sangat keras, dan saya tidak pernah diperbolehkan untuk keluar berkencan ataupun berpesta. Ini adalah kedua kalinya saya merasa tertekan, apalagi setelah saya merasakan suasana bebas di luar, namun bagaimana pun juga, saya tetap tinggal bersama keluarga asuh hingga saya menyelesaikan sekolah menengah atas. Dan kemudian, untuk kedua kalinya saya lari dari tempat saya tinggal saat usia saya mencapai 18 tahun. Saya menyadari bahwa uang saya hanya cukup hingga musim gugur dating dan itu berarti sebentar lagi, kemudian saya mendaftar ke Universitas Rutgers dan berhasil mendapatkan beasiswa penuh.</p>
<p>Sebenarnya saya ingin mengakui satu hal, bahwa saya berangkat ke kampus bukan untuk belajar, namun hanya karena mereka menjanjikan makanan hangat dan tempat tidur gratis, jadi saya tidak perlu mengemis di jalanan ataupun menjajakan tubuh saya pada orang asig hanya untuk hidup. Empat tahun di bangku kuliah sungguh menyiksa saya, rasanya ingin sekali menghabiskannya dalam satu hari. Saya juga pernah bekerja sebagai bartender, dan saya sering berharap untuk menjadi seorang penari striptease karena saya dengar mereka mendapatkan banyak uang dari pekerjaan mereka.</p>
<p>Pada suatu kesempatan, pemilik bar meminta saya untuk membawakan minuman untuk sebuah pesta pribadi dengan berpakaian minim dan menjanjikan pada saya akan dibayar sebanyak $100. WOW!!! Seratus dollar sungguh menarik bagi saya, sehingga tanpa berpikir lagi langsung saya setujui. Sebelum melakukan pekerjaan itu, saya minum banyak sekali Vodca untuk meningkatkan rasa berani. Ketika saya memasuki pesta itu, saya melihat banyak sekali penari striptease yang disewa oleh orang itu dan mereka mendapatkan uang seperti memungut sampah. Tapi saya sendiri bersyukur karena dari situ berhasil memperoleh $300 dollar dan saya sangat senang. Saya tidak pernah memiliki uang sebanyak itu seumur hidup saya.</p>
<p>Hari berikutnya, saya kembali menenggak sebotol Vodca ketika saya disewa untuk menari go-go. Saya bekerja sebagai penari go-go selama 7 malam selama seminggu dan saya dapat memperoleh $1000 dollar dalam seminggu. (Oh ya, saya masih menyimpan dollar pertama yang saya peroleh dari menari go-go hingga hari ini). Tak lama kemudian, saya menjadi seorang penari dengan bayaran tertinggi di bar itu. Namun bayaran itu tetap tidak cukup. Saya pernah mendengar bahwa gadis-gadis muda akan dibayar sangat tinggi sebagai model film dan foto bagi majalah dewasa. Saya sangat tertarik tawaran itu…</p>
<p>Saya kemudian pergi ke sebuah took 7-11 dan membeli sebuah majalah pria, dan kemudian mengirimkan foto saya pada alamat yang tertera pada majalah itu. Tak seberapa lama kemudian, pihak redaksi majalah merespon surat saya dan mengirimkan saya sebuah alamat untuk sesi fotografi di New York. Seusai sesi pemotretan, saya menanyakan pada sang fotografer untuk mendaftar sebagai pemain film porno, dan dia kemudian memberikan sebuah nomor telp. Ia adalah sutradara di Los Angeles bernama Bud Lee (tapi saya memanggilnya Bud-guy), dan kemudian saya terbang ke LA dengan sebuah koper dan boneka teddy-bear kesayangan saya. Oleh Bud Lee, saya berhasil memerankan satu hingga dua film.</p>
<p>Mungkin banyak orang yang merasa saya akan menyesali apa yang telah saya lakukan, tapi asalkan kalian tahu: saya tidak pernah merasa sebahagia ini seumur hidup saya dan saya berhasil memperoleh yang saya impikan dari jerih payah saya sendiri. Saya memiliki pekerjaan yang menyenangkan, dan pada akhirnya saya dapat kembali bermain piano, melukis, menulis dan membalas surat-surat di website saya!</p>
<p>Saat ini, saya telah selesai berkarya di dunia “*Censored-the-world”. Saya menabung dan berinvestasi untuk masa depan saya, dan saya akan menyelesaikan studi saya dengan suka cita. Setelah sebelumnya saya menjadi dewasa, sekarang ini saya menjadi seorang ibu dan juga bekerja sebagai stock-analyst. Dan jika suatu hari nanti saya meninggal dunia, saya telah menyisihkan uang yang saya peroleh untuk membantu dan menghidupi anak-anak terlantar dan korban dari kekerasan rumah tangga. Itulah harapan saya…</p>
<p>Peluk,</p>
<p>Asia Carrera</p>
<p>PS – Hingga sekarang ini, saya tidak pernah marah dan dendam pada kedua orang tua saya. Saya tahu bahwa mereka hanya ingin yang terbaik bagi diri saya, hanya saja mereka menekan saya terlalu keras, itu saja. Menjadi seorang yang sukses memang hal yang membanggakan, dan itu memang harus kita usahakan, tapi dalam meraih kesuksesan, kita tidak pernah boleh mengorbankan kebahagiaan. Saya rasa, kebahagiaan harus dating terlebih dahulu, dan kemudian kesuksesan akan datang dengan sendirinya.</p></blockquote>
<p>Saya yakin di antara kalian pasti sudah tidak asing dengan nama <span style="text-decoration: underline;"><strong>Asia Carrera</strong></span> walaupun kalian tidak menyukai Filmnya &#8230;. BTW kalo ada yang koleksi film <span style="text-decoration: underline;"><strong>Asia Carrera</strong></span> kita tukeran yuk <img src='http://www.arai.web.id/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://img219.imageshack.us/img219/38/76398757ye7.jpg" alt="" width="312" height="195" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arai.web.id/read/24/04/2009/544/asia-carrera-sang-legendaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
